Blog  

Bahaya Media Sosial dan Cara Menghindarinya

Melalui masa remaja hingga awal masa dewasa, kita masih belajar bagaimana cara untuk menciptakan hubungan yang sehat. Bagi sebagian besar remaja, media sosial akan berperan dalam mengembangkan keterampilan hidup. Beberapa survei juga telah menunjukkan bahwa 95% remaja dan 84% dewasa muda menggunakan media sosial. Media sosial ini sendiri dapat menjadi jalan untuk mengekspresikan diri, terhubung, belajar, dan berbagi. Media sosial tidak sepenuhnya buruk, namun ada bahayanya juga. 

Perilaku Menetap

Perilaku menetap berarti menghabiskan waktu dengan duduk atau tidak aktif. Bersantai itu penting, begitu pula olahraga teratur dan pergerakan tubuh. Setiap waktu di depan layar, termasuk waktu di media sosial, mendorong orang untuk tidak banyak bergerak dalam jangka waktu lama. Pengguna media sosial berat yang tidak banyak bergerak selama berjam-jam setiap hari. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak berdampak negatif pada sirkulasi, kekencangan otot, kesehatan tulang, dan kekebalan tubuh.

Bagaimana Menghindarinya

  • Usahakan untuk aktif setiap hari.
  • Pisahkan waktu menatap layar dalam jangka waktu lama dengan peregangan, jalan kaki, atau jenis gerakan lainnya.

Kecanduan Media Sosial

Tidak ada diagnosis klinis resmi mengenai kecanduan media sosial. Namun jauh lebih dari separuh remaja pengguna media sosial mengakui bahwa akan sulit untuk berhenti menggunakan media sosial.

Menggulir aplikasi, merefresh feeds, dan mendapatkan like pada postingan memberi imbalan kimiawi pada otak Anda. Mereka mendapat dosis bahan kimia yang “merasa nyaman” seperti dopamin. Hal yang satu ini juga membuat para pengguna menggunakan aplikasi lebih lama dan jauh lebih sering kembali. 

Seseorang dapat menghabiskan banyak waktu menggunakan atau memikirkan media sosial sehingga mengganggu tanggung jawab, kesejahteraan, dan hubungan. Otak manusia menikmati aktivitas yang memberikan bahan kimia “merasa nyaman”. Begitulah pengaruh penggunaan narkoba terhadap otak. Banyak waktu online ini dapat terlihat seperti gangguan perjudian atau gangguan penggunaan narkoba.

Bagaimana Menghindarinya

  • Lacak berapa banyak waktu yang Anda habiskan di media sosial. Kemudian putuskan apakah Anda perlu menetapkan batasan.
  • Luangkan waktu sore, hari, atau minggu dari media sosial. Renungkan perasaan Anda.

Lebih Sedikit Waktu untuk Aktivitas Lain

Ketika seseorang menggunakan media sosial, maka mereka ini memberikan waktu untuk aktivitas lain. Penggunaan media sosial dapat menghalangi aktivitas, hobi, dan waktu bersama orang-orang terkasih. Hal ini dapat menghalangi tanggung jawab seperti pekerjaan, pekerjaan rumah, atau mengurus diri ini.

Bagaimana Menghindarinya

  • Memilih menghabiskan waktu di media sosial boleh saja. Namun penting untuk memperhatikan penggunaan media sosial Anda.
  • Lacak waktu harian Anda di media sosial (ponsel cerdas Anda dapat melacaknya untuk Anda!).
  • Tambahkan berapa banyak waktu yang Anda habiskan setiap minggu.
  • Renungkan hobi atau aktivitas yang mungkin Anda habiskan waktu itu.
  • Putuskan apakah Anda perlu melakukan perubahan.

Perbandingan Sosial

Perbandingan sosial adalah ketika seseorang mengevaluasi dirinya berdasarkan kehidupan, pengalaman, dan karakteristik orang lain. Hal ini dapat menyebabkan seseorang memiliki pikiran dan perasaan negatif terhadap dirinya sendiri. Seringkali orang melihat highlight kehidupan pengguna lain di media sosial. Hal ini dapat membuat mereka merasa tersisih, kecewa, atau juga kritis terhadap kehidupan mereka sendiri.

Bagaimana Menghindarinya 

  • Akun media sosial Anda adalah milik Anda. Jadikan itu tempat yang membuat Anda merasa nyaman. Jika sebuah akun membuat Anda merasa buruk tentang diri sendiri atau bagian mana pun dari hidup Anda, berhenti mengikuti atau sembunyikan akun tersebut.

Mempengaruhi Citra Diri

Remaja dan dewasa muda masih belajar siapa diri mereka dan ingin menjadi apa. Media sosial ini juga dapat memberikan beberapa efek positif terhadap citra diri seseorang. Ini adalah salah satu tempat untuk representasi dan ekspresi diri yang beragam. Namun sayangnya, bagi sebagian pengguna, media sosial atau terlalu banyak menggunakan media sosial bisa memberikan dampak negatif untuk Anda ini. 

Bagaimana Menghindarinya 

  • Renungkan apa yang Anda rasakan saat menggunakan media sosial. Mungkin ada saatnya dalam hidup Anda ketika istirahat dari media sosial adalah pilihan yang baik untuk Anda. Jika Anda memerlukan bantuan tambahan, bicaralah dengan seseorang yang Anda percayai atau konselor.

Berbahaya bagi Kesejahteraan Mental

Menurut beberapa penelitian terbaru, kondisi kesehatan mental remaja ini telah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada saat ini, media sosial juga telah menjadi lebih populer. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengetahui apakah dan bagaimana media sosial membahayakan kesejahteraan mental dan emosional. Bagi remaja dan dewasa muda yang mengalami kecemasan, depresi, atau kondisi kesehatan mental lainnya, namun penting untuk memantau pengaruh media sosial terhadap diri Anda. 

Bagaimana Menghindarinya

  • Perhatikan apa yang Anda rasakan saat menggunakan media sosial. Jika Anda memiliki masalah mental atau emosional, jangan menunggu untuk mencari bantuan.

Demikian ulasan tentang Bahaya Media Sosial dan Cara Menghindarinya, semoga bermanfaat bagi anda semua.